Apa itu SSD, Bagaimana Memilih dan Merawatnya (Part I)

Apa it SSD?

SSD atau Solid State Drive adalah jenis lain dari Hard Disk namun dengan cara kerja yang berbeda. Mungkin bagai sebagian orang SSD adalah media portable berukuran kecil yang bisa disimpan di dalam kantong atau tas, tetapi sebenarnya SSD tidak sebatas itu, karena Anda pun dapat mengupgrade hard disk komputer dengan SSD ini. Lalu apa kelebihan SSD dibandingkan hard disk konvensial yang sudah puluhan tahun kita ketahui sebagai satu-satunya media penyimpanan data di dalam komputer?

apa itu ssd

SSD bekerja dengan cara yang lebih baik ketimbang hard disk konvensional, sederhananya begini, hard disk konvensional menyimpan data ke dalam piringan metal yang akan berputar ketika kita mencoba untuk membuka sebuah file, komponen yang kemudian dinamai dengan “Head” ini terus bergerak ke lokasi data yang disimpan. Sedangkan SSD menyimpan data ke dalam blok-blok yang telah disesuaikan dengan jenis dan ukutan data, jika komputer menginginkan sebuah data, “Ini Bos,” SSD akan memberikannya secara instan tanpa harus bergerak layaknya piringan metal. Uniknya, sebagian dari kita tidak mengetahui apakah komputer kita menggunakan HDD atau SSD. Barangkali penjelasan sederhana itu akan secara praktis menjelaskan apa itu SSD sekaligus cara kerjanya.

Keuntungan Menggunakan SSD

  • Mengurangi waktu Booting
  • Mempercepat waktu program pertama kali dijalankan
  • No Lag saat membuka data
  • Transfer data yang lebih cepat
  • Meng-copy data lebih cepat
  • Secara keseluruhan, komputer Anda akan berlari bak jet udara, Wuzzz….!.

Sengaja pembahasan ini dibagi menjadi beberapa bagian karena saya pikir tidak banyak artikel yang membahas SSD secara lengkap, untuk itu pada artikel Apa itu SSD, Bagaimana Memilih dan Merawatnya part 1 ini saya lebih fokus ke penjelasannya dan informasi penting mengenai SSD dan senggol sedikit tips memilih dan merawat, nah pada part kedua nanti baru saya akan ulas bagaiman cara memilih dan merawat SSD secara lengkap.

Kapasitas SSD

apa itu ssd

SSD tersedia dalam berbagai ukuran kapasitas daya simpan yang kemudian disesuaikan harga pasar, namun untuk uang sebesar Rp. 900.000 Anda sudah bisa membawa pulang SSD dengan kapasitas 120 GB, lebih mahal dibandingkan HDD biasa di mana dengan sejumlah uang yang sama Anda dapat membeli HDD dengan kapasitas 2TB. Dengan perbedaan harga yang mencolok tersebut apakah Anda masih mau mempertimbangkan untuk mengupgrade HDD Anda ke SSD? Jangan buru-buru bilang tidak dulu, karena dengan perkembangan teknologi awan (cloud) dan media streaming, SSD menawarkan ruang simpan yang lebih baik kepada pengguna. Dalam jangka panjang SSD menawarkan ruang simpan yang lebih lama dibandingkan HDD karena selain itu juga menawarkan kecepatan dan performa yang lebih tanpa mengorbankan daya simpan komputer.

Memilih SSD yang Benar

Untuk memilih SSD yang benar tentu dikembalikan lagi kepada kebutuhan Anda, namun saya paham bahwa kecepatan dan performa adalah isu terbesar saat ini sehingga mengabaikan kebutuhan lainnya akan sangat logis. Jadi, SSD yang baik harus memiliki beberapa kemampuan seperti:  Kecepatan transfer data, kemampuan MLC atau level cell ganda, memiliki kemampuan ECC atau Error Correcting Code, dan tentu saja track record merk produk SSD yang ada. Kita akan bahas lebih dalam pada part II nanti.

2 thoughts on “Apa itu SSD, Bagaimana Memilih dan Merawatnya (Part I)

  1. [...] terkadang kita akan berpikir dua kali untuk meng-upgrade PC atau laptop kita dengan SSD, mengingat harganya yang cukup mahal. Selain itu, meng-upgrade ke SSD juga akan mengurangi [...]

  2. [...] itu SSD, Bagaimana Memilih dan Merawatnya (Part II)Filed under Tips n Trik0 Melanjutkan artikel Apa itu SSD, bagaiamana memilih dan merawatnya part 1, kali ini saya akan mengulas lanjutan tips memilih SSD yang benar.Memilih SSD yang Benar Sebelum [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title="" rel=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>