Windows 8 mungkin sukses mencuri perhatian masyarakat, namun sepertinya Windows 8 perlu menjadi OS yang lebih solid untuk berbagai perangkat komputer yang ada saat ini. Bagi anda penyuka gagdet-gadget murah, Windows PC adalah pilihan yang tepat. Asus VivoBook S400CA adalah salah satu solusi untuk ultrabook seharga $700 an. “Vivobook” merupakan brand terbaru yang diusung oleh Asus, melengkapi berbagai koleksi Asus yang sudah banyak dilepas ke pasaran. Namun berbagai fitur yang coba ditawarkan oleh Asus VivoBook S400CA merupakan fitur klasik yang sering kita temukan pada laptop keluaran tahun lalu, dengan desainnya yang khas, agak tebal dan fitur layar sentuh di dalamnya. Kedua fitur ini tidak unik sama sekali dan sudah sering kita temukan pada ultrabook lain. Jika ingin tahu performa dari Asus VivoBook S400CA, anda bisa membandingkannya dengan Acer Aspire V5 atau M5 481PT.
Tidak ada fitur baru yang ditawarkan oleh Asus VivoBook S400CA, namun kita harus tetap memuji desainnya yang menarik dan kemampuan baterai yang cukup baik. Kami tidak ingin bias dalam memberikan review, namun menurut kami laptop ini biasa-biasa saja. Harganya memang cukup murah jika dibandingkan dengan laptop lain yang memiliki layar sentuh, namun performa atau desainnya belum bisa membuat Asus VivoBook S400CA selevel di atas para pesaingnya.
Tampilan Asus VivoBook S400CA
Yang bisa kita lihat dari VivoBook S400CA adalah bodi yang lebih tebal dari ultrabook pada umumnya. Jika flash back ke belakang, anda mungkin masi ingat bahwa Asus Zenbook memiliki desain yang mirip dengan salah satu seri MacBook Air. Nah, VivoBook S400CA juga terinspirasi dari desain tersebut. Hanya saja laptop ini tampil lebih tebal dan lebar dengan bodi yang terbuat dari campuran plastik dan logam. Berbicara soal desain, Asus VivoBook S400CA terlihat cukup menarik, dengan aksen logam dan silver di beberapa bagian. Kembali kami katakan, tampilan mungkin sangat penting, namun laptop ini cukup berat, bahkan lebih berat dari ultrabook. Sekilas laptop ini memang terlihat seperti Macbook Air, namun laptop ini memiliki berat sekitar 2 kilogram. Layarnya cukup melegakan, yaitu 14 inci, namun tidak memiliki DVD drive dan grafik berkualitas tinggi. Yang menjadi daya tarik bisa dibilang hanya layar sentuhnya.
Fitur Asus VivoBook S400CA
Layar sentuh kapasitif pada laptop ini terasa sangat responsif, sama seperti saat anda menggunakannya pada Tablet atau Smartphone. Saat anda membuka dan menutup laptop, terasa sedikit kaku dan kuran fleksibel. Kualitas layar terbilang baik, dengan resolusi 1.366 x 768 piksel yang sudah umum untuk berbagai model laptop saat ini. Kecerahan pada Asus VivoBook S400CA terasa lembut dan layarnya masih enak dilihat dari berbagai sisi. Kelemahan lainnya adalah soal keyboard, namun sepertinya ini soal preferensi saja. Anda mungkin suka dengan desain chiclet yang diterapkan pada keyboard atau justru sebaliknya. Keyboard nya tidak memakai lampu latar, ini juga kembali ke preferensi masing-masing karena tidak semua orang suka lampu latar pada keyboard. Clickpad bekerja dengan cukup baik dan responsif, secara keseluruhan lebih baik dari laptop Windows 8 yang baru bermunculan.
Dengan speaker dari SonicMaster, suara yang keluar Asus VivoBook S400CA terdengar renyah dan nyaring. Asus biasa tidak menjejali produknya dengan aplikasi dan software pra-instal, hal ini juga terlihat pada VivoBook S400CA. Untuk performa, laptop ini dilengkapi dengan prosesor 1.7GHz Intel Core i5-3317 dan grafik HD 4000. Fitur ini sudah sering kita lihat pada ultrabook lainnya, so no suprise! Laptop lain bekerja sangat baik dengan dukungan spesifikasi ini, Asus VivoBook S400CA juga bisa melakukan hal serupa. Menjalankan aplikasi dan bermain game bisa dilakukan secara cepat dan nyaman. Di dalamnya, terdapat RAM 4 GB, dan kapasitas penyimpanan 500GB.
Nah, itu tadi review singkat Asus VivoBook S400CA. Semoga bermanfaat.





ASUS kembali hadir dengan notebook 17 inci terbaru sehingga mampu bersaing pada tahun 2012 ini. ASUS G75V merupakan bintang baru bagi para gamer. Notebook gamer ini memiliki tampilan yang lebih segar dan hardware terbaru. Berkat CPU Ivy Bridge dan kartu grafis GeForce 600, G75 dapat lebih unggul dibanding pendahulunya.
Toshiba Satellite C655-S5542 merupakan sebuah notebook 16,6 inci yang dibuat untuk kebutuhan komputasi ringan. Bagian luar dan dalam Toshiba Satellite C655 adalah plastik hitam matte dengan tekstur Toshiba Trax, yang menyerupai tenunan keranjang. Meskipun layar besarnya 15 x 9,8 x 1,6 inci, namun Toshiba Satellite C655-S5542 memiliki bobot yang relatif ringan yaitu 5 pound.
Toshiba Satellite L755D-14U merupakan versi Satellite dengan AMD versi terbaru. Pada notebook ini Anda akan menemukan prosesor AMD Fusion terbaru dengan 4 inti (A6-3420M), sebuah chip grafis AMD Radeon HD 7450M selain grafis terintegrasi HD 6520G, 8GB RAM dan 640GB memori harddisk.
Toshiba Qosmio X770-11C merupakan 3D notebook terbaru dari Toshiba yang dilengkapi dengan CPU yang lebih cepat, yaitu Intel Core i7 2670QM. Qosmio X770-11C memiliki resolusi native 1920 x 1080 piksel dan dilengkapi dengan built-in Blue-Ray drive.
Samsung Series 9 merupakanan notebook yang menawarkan komputasi yang ramping, ringan dan kuat dibandingkan dengan ultrabook. Samsung Series 9 hadir dengan prosesor Intel Core i5, dengan 4GB RAM dan 128GB solid state drive.
Lenovo IdeaPad Z470 merupakan neotebook 14 inci yang memiliki prosesor Intel Core i5-2430M 2,4GHz, layar LED-backlit dengan resolusi 1.366 x 768 piksel dan webcam 2 megapiksel serta fitur-fitur lainnya.
Lenovo G470 merupakan laptop bisnis terbaru dari Lenovo yang memiliki standar yang sangat tinggi. Model dasar dari Lenovo G470 dilengkapi dengan prosesor generasi kedua Intel Core i5, yang memiliki fitur power yang lebih besar, prosesor grafis terintegrasi dan teknologi Turbo Bost.
Lenovo IdeaPad S100 merupakan laptop terbaru yang dikeluarkan Lenovo. IdeaPad S100 ini diperkuat dengan banyak spesifikasi yang lebih berkembang. S100 memiliki layar LED-backlit 10,1 inci dengan resolusi 1024 x 600 piksel.