Mencetak Lebih Cepat dengan Epson LX-310

Printer Dot-Matrix masih memiliki banyak penggemar karena memang dikenal bandel dan tahan lama. Kali ini kita akan mereview sedikit tentang Epson LX-310, barangkali anda belum pernah mendengarnya. Printer ini dirilis sekitar bulan Desember tahun lalu, bersamaan dengan printer seri lainnya, LQ-310. Berbicara soal performa, jika anda pernah memakai LX-300 atau LQ-300, anda mungkin bisa mereka-reka bagaimana kualitas dari printer ini. Iya, kenyataannya Epson LX-310 adalah versi upgrade LX-300 yang pernah memasuki jajaran printer terlaris tahun lalu. Ada banyak perbaikan yang bisa anda lihat pada Epson LX-310, terutama dalam hal kecepatan dan ketangguhan.

Mencetak lebih cepat dengan Printer Dot Matrix Epson LX-300

Fitur Epson LX-310

Printer ini memiliki memori input data buffer 128 KB, jumlah ini 2 kali lebih besar dibandingkan seri pendahulunya. Dengan fitur ini, kualitas cetakan dari Epson LX-310 akan jauh lebih cepat, yaitu sekitar 416 karakter / detik. Jika dibandingkan dengan versi terdahulu, terjadi peningkatkan kecepatan sebesar 40 persen. Sedangkan soal performa, printer ini diklaim 67% lebih andal dibandingkan model terdahulu. POH nya lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Model sebelumnya memiliki POH (power on hours) 6.000, sedangkan Epson LX-310 hadir dengan 10.000 POH. Bagaimanapun juga Epson adalah salah satu brand terbaik untuk urusan cetak-mencetak, oleh sebab itu produk yang mereka tawarkan juga selalu memiliki performa tinggi dan bisa diandalkan. Jadi jangan ragu untuk mencoba Epson LX-310

Kelebihan Epson LX-310

Printer Dot Matrix masih sangat dibutuhkan orang banyak terutama karena printer ini ekonomis dan bisa bekerja dengan sangat baik. Satu kelebihan dari printer dot matrix (seperti Epson LX-310) yang tidak dimiliki oleh printer laser atau inkjet adalah adanya fasilitas untuk menggandakan hasil cetak dengan carbon copy. Bahkan dengan seri terbarunya ini, Epson LX-310 bisa menghasilkan 5 buah copy cetakan sekaligus, 1 asli dan empat lainnya adalah copian. Kemampuan seperti ini tentu sangat membantu anda yang terbiasa dengan urusan  kopi-mengkopi tugas, dokumen, atau yang lainnya. Kelebihan lain yang dimiliki oleh Epson LX-310 adalah mengkonsumsi sedikit daya, yaitu sebesar 27 watt. Jadi walaupun anda memakai printer ini berlama-lama, tidak berpengaruh banyak terhadap tagihan listrik anda. Fitur lain yang disematkan ke dalam Epson LX-310 adalah USB 2.0, memungkinkan pengguna untuk mentransfer data dan mengkoneksikan perangkat secara lebih efisien. Namun fitur LPT1 juga tidak dihilangkan pada Epson LX-310 sehingga masih tetap kompatibel dengan perangkat yang lebih lama. Printer ini diklaim mampu terintegrasi dengan berbagai perangkat yang anda inginkan. Dengan semua fitur menarik yang ditawarkan, printer ini dibandrol dengan harga 2,5 jutaan rupiah, belum termasuk pajak.

Sedikit tips untuk memilih printer Dot Matrix. Anda mungkin sering mendengar printer versi 9-pin atau 24-pin. Jika anda ingin kinerja yang lebih baik, terutama dalam hal kecepatan, pilihlah printer 9-pin. Dalam hal ini Epson LX-310 bisa menjadi salah satu solusi karena menggunakan 9 pin. Sedangkan jika anda ingin hasil cetak yang lebih baik, atau karakter berkualitas tinggi, maka sangat disarankan agar anda memilih printer dot matrix 24-pin. Semakin banyak pin yang di bagian kepala printer, semakin tinggi pula resolusi yang dihasilkan, berarti hasil cetakan juga akan lebih detil. Nah, sekian pembahasan kita tentang “Mencetak Lebih Cepat dengan Epson LX-310“. Semoga memberikan pencerahan bagi anda yang masih bingung memilih printer.

Tagged with 

3 thoughts on “Mencetak Lebih Cepat dengan Epson LX-310

  1. Saya juga memiliki masalah yang sama dengan mas Io, mohon pencerahan,terima kasih

  2. saya kesulitan untuk setting font-nya..
    Bagaimana cara merubah ukurang font-nya..???

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title="" rel=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>