Review Toshiba Portege Z835-P330

Kali ini kita akan mengulas tentang Toshiba Portege Z835 yang ikut meramaikan pasar ultrabook. Toshiba mengeluarkan gadget terbarunya ini mengikuti jejak dari Acer S3, Asus Zenbook dan Lenovo U300s. Dengan diluncurkannya ultrabook ini, pengguna Windows memiliki lebih banyak pilihan selain Macbook Air yang memang sudah sangat populer. Dibandingkan dengan ultrabook lain, harga Toshiba portege Z835-P330 rp 6.188.000 terbilang cukup kompetitif. Dengan harga segitu, pengguna bisa mendapatkan 128GB SSD, hampir sama dengan Acer S3 ayng memiliki 20GB SSD. Namun sayangnya, harga yang cukup murah harus dibayar dengan CPU yang hanya Core i3. Kebanyakan ultrabook yang kita lihat saat ini telah memakai Core i5, bahkan beberapa ada yang sudah sampai CPU Core i7. Untuk pemakaian sehari-hari mungkin tidak akan terlalu kentara bedanya, namun memakai Core i5 tetap lebih baik dari berbagai sisi.

Review Toshiba Portege Z835-P330

Spesifikasi dan Fitur Portege Z835-P330

Apa saja fitur menarik yang ditawarkan oleh Toshiba Portege Z835-P330? Yang pertama, ultrabook ini memiliki desain yang sangat ringan, dengan berbagai fitur unggulan seperti USB 3.0 dan HDMI yang tidak bisa kita temukan pada laptop Apple. Tidak hanya itu, menurut kami baterai dari laptop ini juga luar biasa, melebihi daya baterai dari Lenovo U300s. Di balik semua keunggulannya, salah satu masalah utama pada toshiba z835 yaitu keyboard-nya yang relatif sulit untuk dipergunakan. Namun paling tidak, ultrabook ini mampu menggabungkan antara harga yang terjangkau dan fitur yang cukup baik. Beberapa laptop keluaran Toshiba memang memiliki masalah dengan ketebalan. Namun untuk Toshiba Portege Z835-P330, kami harus memberi tepuk tangan. Saat menjinjingnya, anda akan tahu betapa ringan dan tipisnya ultrabook ini. Anda bisa bandingkan dengan ultrabook keluaran terbaru, dan kami yakin Portege Z835-P330 adalah salah satu yang paling ringan.

Dari segi tampilan, Portege Z835 cukup mirip dengan R835, dengan aksen logam dan sudut meruncing di keempat sisinya. Kesan elegan dan mewah menjadi tidak menarik lagi setelah melihat engsel yang terbuat dari plastik. Bagian touchpad juga memakai plastik serupa, namun tutupnya lumayan fleksibel. Sistem ultrabook ini sudah cukup baik, namun jika ingin bersaing dengan ultrabook kelas atas seperti Macbook Air atau produk dari Asus, Portege Z835 masih kalah terutama dari sisi estetis. Display 1.366 x 768 pixel adalah standar dan sering kita jumpai pada laptop berukuran 11 hingga 15 inci. Dengan harga di bawah 10 juta, ultrabook ini cukup mampu bersaing, walaupun di luar sana masih ada laptop lain menawarkan display lebih detil. Asus Zenbook misalnya memiliki resolusi 1.600 x 900 pixel untuk layar 13 inci. Selain resolusi yang cukup baik, layarnya juga terlihat jelas dan terang.

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, dengan harga cukup murah, Toshiba terpaksa memotong beberapa fitur pada Toshiba Portege Z835-P330, seperti bluetooh dan prosesor yang masih versi lama, Intel Core i3. Namun Toshiba berencana untuk membuat versi yang lebih mahal dari seri laptop ini. Jadi jika anda ingin mendapatkan ultrabook toshiba berbasis Core i5, anda harus membayar lebih. Prosesor yang dipergunakan adalah Intel Core i3-2367M the 1.4GHz, kami rasa ini lebih dari cukup untuk pemakaian standar, seperti browsing, menulis email, streming video, membuat file, dll. Laptop ini memiliki memori 4GB, 1333MHz DDR3 dan grafik Intel HD3000. Sistem di dalamnya bekerja dengan baik. Bahkan hanya dengan Core i3, anda bisa menjalankan beberapa program berat secara bersamaan. Laptop ini bisa bertahan hingga 5 jam 16 menit dalam kondisi aktif, sedikit lebih baik dari performa baterai Lenovo U330s Ultrabook.

Nah, itu tadi ulasan kami tentang Toshiba Portege Z835-P330. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title="" rel=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>