Tips Memilih Casing Komputer

Memilih Casing Komputer

Memilih dan membeli casing komputer sepertinya keputusan yang mudah diambil. Apakah casing itu dapat menampung semua hardware Anda? Apakah semua tombol dan lampu indikatornya menyala? Apakah ada port USB di depan? Tidak seperti komponen yang lain, casing komputer sangat sederhana, sehingga Anda hanya perlu melihatnya, untuk mengetahui cara kerjanya.
Bagaimanapun, ini bukan berarti, bahwa kita tidak mungkin salah dalam memilih casing komputer untuk peripheral Anda. Memahami apa yang dilakukan oleh casing komputer, bagaimana cara kerjanya, dan mengapa designnya sedemikian rupa, akan membantu Anda membuat pillihan yang cerdas. Dan seperti komponen komputer yang lain, sangat mudah untuk membuat pilihan yang salah dan berakhir dengan sistem yang berjalan sebagaimana mestinya, atau tidak seperti yang Anda inginkan. Apakah casing komputer yang salah akan menghancurkan pengalaman berkomputer Anda? Mungkin tidak secara langsung. Tapi casing yang tepat punya potensi untuk membuat sistem yang sederhana menjadi bagus dan sistem yang bagus menjadi lebih luar biasa. Jadi, ikuti tips paduan ini agar Anda bisa memilih casing komputer yang tepat.

Pilih Ukuran dan Bentuk yang Tepat

Tips memilih casing komputer yang pertama berkaitan dengan ukuran dan bentuk casing komputer. Tidak seperti prosesor dan motherboard, ukuran casing komputer tidak perlu penjelasan yang rumit. Casing berukuran besar dapat menampung harddisk dan optical drive yang lebih banyak (lihat gambar dibawah), punya ruang yang cukup untuk kartu grafis berukuran besar, dan lebih mudah untuk bekerja didalamnya. Istilah-istilah ‘full tower’, ‘middle tower’ dan ‘mini tower’ biasanya diberikan untuk menggambarkan ukuran casing dari yang besar ke kecil. Jika Anda tidak terlalu paham dengan berbagai macam casing, istilah tersebut tidak akan berarti banyak buat Anda. Belilah sesuai kebutuhan hardware Anda.
Tapi, yang Anda perlu pertimbangkan adalah bentuk form factor-nya. Ini berkaitan dengan design umum dari interior casing dan type motherboard yang bisa ditampung oleh casing tersebut. Walaupun ada beberapa form factor yang lain, form factor yang paling umum saat ini adalah ATX (berukuran sekitar 30 x 24 cm) dan microATX (berukuran sekitar 24 x 24 cm).
Sebuah motherboard microATX bisa ditampung dalam casing dengan form factor ATX, tapi tidak sebaliknya. Walapun kadang Anda bisa memaksakan sebuah motherboard ATX ke dalam casing microATX, tapi itu akan sangat rapat, sehingga Anda tidak punya ruang cukup untuk komponen lain. Dan karena motherboard ATX memiliki slot ekspansi yang lebih banyak, maka tidak akan ada lubang untuk mengaksesnya dari luar casing. Pastikan form factor motherboard sesuai dengan form factor dari casing komputernya, jadi Anda tidak akan keliru memilih.

Dapatkan tempat harddisk atau DVD yang cukup

Seperti yang disebutkan diatas, makin besar casing-nya, makin banyak jumlah tempat drive-nya. Ada tiga ukuran dasar drive yang menentukan apa jenis drive yang bisa dimasukkan. Yang pertama berukuran 5.25-inchi, yang biasa digunakan untuk DVDRW dan Blu-ray drives. Beberapa hardware yang lain, seperti fan tertentu atau kontroller audio juga berukuran 5.25-inchi.
Kemudian ada yang berukuran 3.5-inchi, yang bisa internal atau eksernal. Selama bertahun-tahun yang eksternal digunakan untuk floppy disk 3,5-inchi, tapi sekarang Anda akan melihat card reader di situ. Slot 3.5-inchi internal adalah tempat harddisk. Kebanyakan casing full tower akan dilengkapi dengan dua atau tiga slot 5.25-inchi dan 4 sampai 5 slot 3.5-inchi. Beberapa casing punya design yang spesial sehingga Anda bisa menaruh drive yang berukuran 3.5-inchi di slot 5.25-inchi, jika casing Anda tidak memiliki slot 3.5-inchi eksternal.
Ukuran slot yang ketiga masih belum terlalu umum, tapi sebentar lagi akan menjadi populer, yaitu ukuran 2.5-inchi. Slot ini digunakan untuk harddisk berukuran kecil dan SSD, dan biasanya dapat ditemui dibawah slot 3.5-inchi internal atau di dasar casing. Hanya sedikit casing yang memiliki slot 2.5-inchi eksternal. Kebanyakan, casingnya akan menyediakan cara untuk menaruh drive 2.5-inchi ke dalam slot 3.5-inchi.

Cek Jumlah Slot Ekspansi

Kebanyakan casing ATX punya enam hingga tujuh slot di bagian belakang untuk menambah peralatan tambahan, microATX biasanya hanya empat. Dan ada juga casing tertentu, yang di design untuk game tingkat tinggi yang menggunakan dua kartu grafis, bisa mempunyai 10 slot ekspansi. Jika form factor casing Anda sudah sesuai dengan motherboard, biasanya tidak ada masalah. Sebaiknya cek lagi spesifikasinya, kalau-kalau ada perbedaan.

Port Apa Saja yang Tersedia di Bagian Depan Casing

Tidak seperti jaman dahulu, dimana kebanyak peralatan harus ditancapkan di bagian belakang komputer, saat ini banyak peralatan yang bisa ditambahkan di bagian depan casing komputer. Tentunya ini meningkatkan kenyamanan kita menggunakan komputer itu sendiri.
Yang paling standar saat ini adalah jack untuk headphone dan microphone dan dua port USB 2.0. Selain itu, ada beberapa variasi yan lain yang bisa ditambahkan. Seperti port FireWire untuk menghubungkan handycam, External SATA (eSATA) untuk membaca dari camera dan memory card. Malah akhir-akhir ini mulai banyak casing yang dilengkapi dengan port USB 3.0 berwarna biru, yang mendukung transfer file berkecepatan tinggi.

Bebas Alat?

Jaman dahulu, untuk melakukan apapun di dalam PC, memerlukan sebuah obeng. Sekarang tidak lagi. Memang obeng tetap harus dimiliki, namun, saat ini banyak casing yang memberikan kita akses ke dalam dan memasang komponen-komponen tanpa obeng sama sekali. Kecuali, tentu saja, motherboard, Anda pasti tetap memerlukan obeng untuk memasangnya.
Tiap casing punya cara yang berbeda, tapi yang umum adalah penggunaan klip plastik untuk optical dan harddisk, jalur khusus yang memudahkan pemasangan harddisk, klip untuk kartu ekspansi, dan lain-lain. Casing yang bebas obeng sangat nyaman, dan bersahabat untuk perakit-perakit yang baru pertama merakit PC. Namun, beberapa casing model ini juga membingungkan dan kadang komponen yang kita pasang tidak menancap sebaik baut. Casing yang mahal biasanya punya sistem yang baik, tapi bahkan beberapa diantaranya lebih membingungkan daripada casing yang memerlukan baut.

Power supply

Apakah Anda perlu membeli casing yang sudah dilengkapi dengan power supply? Tergantung. Makin murah casing dan power supply-nya, makin berbahaya jika Anda membeli paket tersebut. Karena power supply yang terinstall, pastilah power supply yang tidak efisien, tidak stabil dan mudah rusak. Jadi Anda sebenarnya tidak menghemat uang dalam jangka panjang, karena kerusakan yang ditimbulkannya. Lain cerita, jika Anda mendapatkan casing dan PSU dengan harga spesial dari vendor-vendor terkemuka, seperti: Antec, Cooler Master, Thermaltake. Mereka adalah pembuat casing dan power supply terbaik. Anda mungkin membayar sedikit lebih mahal, tapi ini adalah investasi yang bagus untuk jangka panjangnya.

Jaga Suhunya

Pengaruh yang paling signifikan dari sebuah casing untuk performa komputer adalah suhunya. Jadi pastikan Anda menjaga suhu dalam casing tersebut cukup dingin. Perhatikan bagaimana pemasangan fan pendinginnya, modelnya seperti apa, bagaimana sirkulasi udara didalamnya, berapa jumlah fan yang terpasang, dan seterusnya. Kebanyakan pembuangan udara ada di belakang casing, sedangkan udara masuk dari depan casing. Terutama untuk PC dengan prosesor yang cepat, mungkin Anda bahkan perlu menambahkan fan tambahan, agar sirkulasi udara di dalam casing menjadi lancar.
Ingatlah bahwa makin kecil diameter fan, maka, suaranya makin bising dan keras. Karena fan berdiameter besar dapat menggerakan udara dengan kecepatan putaran baling-baling yang lebih rendah.

Apakah Bentuk dan Fungsi Penting?

Ini adalah hal yang paling kurang penting untuk dibicarakan, namun biasanya bentuk casing selalu menjadi pertimbangan yang utama untuk Anda memilihnya. Casing mungkin menjadi komponen yang paling mudah untuk dibeli, karena tidak ada pertanyaan apa saja yang Anda keperluannya. Namun, sebenarnya bisa menjadi yang paling sulit, karena casing mewakili komputer Anda. Apakah Anda suka bentuk dan warnanya? Apakah bentuknya kotak, agak pendek atau banyak tekukan, atau Anda mencari yang lebih tinggi, ramping dan lebih bercahaya? Apakah Anda tidak keberatan dengan bentuk casing yang tradisional, ketinggalan jaman, atau Anda menginginkan yang kelihatan super canggih? Ataukah Anda ingin melakukan modifikasi sendiri?

Memilih Casing Komputer Terbaik

Harga casing bervariasi mulai dibawah 300-ribu hingga lebih dari 5-juta rupiah. Anda bisa mendapatkan casing standar dengan harga 500-ribuan atau case untuk komputer game seharga 1 juta-an. Mudah-mudahan tips memilih casing di atas akan memudahkan Anda membeli casing yang sesuai.

Tagged with 

One thought on “Tips Memilih Casing Komputer

  1. JIka saya ingin menukar ”casing” komputer saya, adakah saya harus menukar ”casing” yang lama kepada ”casing” yang baru mengikut jenis komputer saya?. Sebagai contoh, katakanlah saya menggunakan PC Acer M1100, maka, adakah saya harus menukar ”casing” mengikut jenis komputer saya, ataupun tidak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title="" rel=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>